Puisi Sebagai Salah Satu Bentuk Kepedulian Terhadap Kasus Rohingya

Kasus pembantaian serta pengusiran etnis Rohingya yang dilakukan oleh Tentara Militer Myanmar memang sudah sangat banyak menyedot berbagai perhatian. Secara Internasional, bahkan banyak Negara-negara yang meneytakan protes dan menyuarakan ancaman mereka terhadap pemerintahan Myanmar jika mereka tidak segera tegas menindak lanjuto kasus tersebut. Di Indonesia sendiri bentuk kepedulian yang masyarakat berikan terhadap etnis Rohingya sangat beragam. Mulai dari melakukan aksi demo dan unjuk rasa dalam rangka membela etnis Rohingya yang memeluk Agama Islam, melakukan sholat dan doa bersama untuk keselamatan dan selesainya masalah tersebut, melakukan berbagai pendekatan terhadap pemerintahan Negara Myanmar, penggalangan dana untuk para korban di Myanmar serta bagi para korban yang mengungsi ke Negara lain, dan masih banyak lagi bentuk kepedulian yang dilakukan. Salah satu yang menarik adalah dengan menuliskan puisi cinta untuk Rohingya.

Aliansi Kemanusiaan Untuk Rohingya (AKUR)

Aliansi Kemanusiaan Untuk Rohingya merupakan sebuah lembaga judi online yang terbentuk dari kesadaran dan rasa peduli terhadap etnis Rohingya yang ada di Negara Myanmar. Lembaga ini merupakan salah satu lembaga kemanusiaan dari 11 lembaga kemanusiaan lain di Indonesia yang bergerak untuk membantu penanganan permasalahan kemanusiaan seperti masalah para pengungsi Rohingya yang ada di Indonesia atau membantu masyarakat Rohingya yang ada di Myanmar. Lembaga lainnya yaitu contohnya adalah lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdatul Ulama, Dompet Dhuafa, Muhammadiyah Disaster Management Center,  Rumah Zakat, PKPU Human Initiative, Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid, Laznas LMI, LAZIS Wahdah, Lazis Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Aksi Cepat Tanggap, dan Social Trust Fund – UIN Jakarta.

Lembaga ini memang sengaja dibentuk sebagai salah satu upaya masyarakat Indonesia untuk membantu penanganan permasalahan kemanusiaan yaitu di sini yang dimaksud adalah etnis Rohingya yang sedang menderita di Myanmar. Bentuk bantuan yang diberikan juga berfariasi sesuai dengan kesanggupan lembaga tersebut dalam memberi bantuan. Contohnya seperti bantuan dana, makanan, pakaian, obat-obatan dan lain-lain.

Pagelaran Puisi Cinta Untuk Rohingya        

Sebagai salah satu bentuk kepedualian yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, Aliansi Kemanusiaan Untuk Rohingya atau disingkat AKUR sebagai salah satu lembaga kemanusiaan yang peduli terhadap penderitaan yang diderita oleh etnis Rohingya, menggelar sebuah acara pembacaan puisi yang dihadiri oleh banyak masyarakat Indonesia dan sejumlah lembaga kemanusiaan yang ada di Indonesia. Acara Pagelaran puisi tersebut berjudul pagelaran Puisi Cinta untuk Rohingya yang digelar di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah pada hari minggu tanggal 10 September 2017 kemarin malam.

Banyak sekali audiens yang mengikuti acara tersebut dan kemudian merasa kidmad mendengarkan pembacaan puisi berjudul Berapa dan Bagaimana Rohingya yang ditulis dan sekaligus dibacakan oleh seorang sastrawan terkenal Indonesia, Taufik Ismail.  Pembacaan puisi  yang penuh dengan penghayatan dan isinya yang begitu menyentuh membuat banyak orang ingin mengabadikan moment itu. Sambil mendengarkan dan menyimak pembacaan puisi tersebut, banyak diantara mereka yang berusaha memahami isinya dan kemudian terhanyut oleh isi dari puisi yang begitu menyayat hati. Banyak audiens yang kemudian maju untuk memotret atau memvideo moment pembacaan puisi oleh Taufik Ismail tentang Rohingya tersebut.

Sebagian besar audiens yang datang menonton dan menyaksikan acara tersebut merasa bangga dan kagum dengan sosok Taufik Ismail yang bisa membuat puisi dengan kata-kata yang begitu indah yang sekaligus bisa menggambarkan penderitaa yang dialami oleh etnis Rohingya dengan sangat baik.

See More